Selasa, 11 Desember 2012

Air dan Kehidupan

Air…unsur utama bagi kehidupan manusia di bumi ini. Ketika kita mampu bertahan hidup tanpa makan untuk beberapa minggu, tapi tanpa air, jelas manusia akan mati. Air haruslah diberlakukan sebagai sesuatu yang sangat bernilai, dimanfaatkan secara bijak, dan dijaga terhadap pencemaran. Tapi kenyataan yang kita sering lihat adalah, air selalu dihamburkan, dicemari, bahkan air disia-siakan. Perlu diingat, volume air dalam tubuh manusia rata-rata 65 % dari total berat badannya, dan volume tersebut sangat bervariasi pada masing-masing orang, bahkan juga bervariasi antara bagian-bagian tubuh seseorang. Beberapa organ tubuh ma­nusia yang mengandung banyak air, antara lain, otak 74,5 %, tulang 22 %, ginjal 82,7 %, otot 75,6 %, dan darah 83 %. Setiap hari kurang lebih 2.272 liter darah dibersihkan oleh ginjal dan sekitar 2,3 liter diproduksi menjadi urine. Selebihnya diserap kembali masuk ke aliran darah. Tak perlu beranjak jauh keluar dari pusat ibukota Indonesia, untuk melihat bagaimana air sangat berperan dalam kehidupan manusia. Jakarta Utara, yang terletak di pesisir Utara ini tak bisa menikmati air bersih dari tanah. Air di wilayah ini sudah bercampur dengan air laut. Untuk kebutuhan air bersih, masyarakat harus menikmati dari perusahan air minum yang melayani ibukota. Dengan tarif tinggi, terkadang aliran air baku bersih yang diterima masyarakat tidak sepadan. Aliran air baku terkadang kecil, sementara masyarakat butuh air baku untuk kehidupan sehari-hari. Untuk menyiasatinya, mereka akhirnya membeli air dari tukang-tukang air yang selalu menjajakan dengan cara berkeliling. Ironi memang, di tengah pembangunan kota, pemerintah sepertinya melupakan ketersediaan air baku bagi kehidupan masyarakat. Air baku yang mereka beli hanya digunakan untuk masak, sementara untuk aktivitas lainnya sehari-hari, mereka mengandalkan air baku yang sudah bercampur dengan air laut. Kegelisahan masyarakat akan jelas terjadi ketika musim kemarau tiba, jelas pasokan air baku dari tanah dan perusahaan air minum akan berkurang. Mereka harus merogoh kocek dalam-dalam untuk membeli air yang menjadi sumber kehidupan mereka. http://www.youtube.com/watch?v=0MWNZB4mZGQ&feature=plcp Melompat jauh ke wilayah Nusa Tenggara Timur, tepatnya di desa Namfalus, Koba Lima, Kabupaten Belu, masyarakat di sini benar-benar tak bisa menikmati air bersih. Air bersih seperti emas. Harga yang dipatok untuk satu tangki air bersih, bisa mencapai 1 juta rupiah. Daerah tandus ini hanya bisa memanfaatkan mata air yang berada di bukit-bukit dengan jarak puluhan kilometer dari kampung-kampung mereka. Anak-anak dan kaum ibu berbondong-bondong di pagi hari menuju mata air hanya untuk memenuhi kebutuhan air untuk memasak setiap harinya. Karena jumlah air yang keluar sedikit, mereka setiap hari hanya bisa mengambil 2-3 liter air. Air yang keluar pun tidak bersih, warnanya keruh karena bercampur dengan tanah di sekitarnya. Tapi itulah yang digunakan masyarakat di kampung yang terletak di perbatasan Indonesia dengan Timor Leste ini. Karena mengkonsumsi air tersebut, banyak anak-anak yang menderita penyakit pencernaan kronis. Untuk mandi, cuci kakus, mereka mengandalkan sungai-sungai yang melewati kampung-kampung mereka. http://www.youtube.com/watch?v=5Pp1SgX41v0&feature=plcp Di desa Silawan, Kabupaten Belu, fasilitas-fasilitas penampungan air bersih yang dibangun oleh pemerintah Indonesia, kini berada di wilayah negara Timor Leste. Mereka harus menyeberang perbatasan kedua negara hanya untuk mendapatkan air bersih. Untuk urusan air, masyarakat yang tinggal di perbatasan kedua negara ini saling mengerti. Masyarakat Indonesia diperbolehkan mengambil air bersih di wilayah Timor Leste, itupun dibatasi waktunya. Saat malam harilah, masyarakat diperbolehkan mengambil air. Walau beda negara, mereka tetap dipersatukan, dipersatukan oleh satu kebutuhan AIR BERSIH…. Jadi kita yang terkadang menikmati limpahan air bersih, jangan lupa pada saudara-saudara kita yang kesulitan untuk mendapatkan air bersih. Jangan pernah menghambur-hamburkan AIR…….

Senin, 07 Maret 2011

Krayan-Pulau Sebatik (Kalimantan Timur)

Pulau Sebatik dan Krayan (Kalimantan Timur)

Reporter    : Golda Naya
Camera Person    : Febri Nalias


SEBATIK, SALAH SATU PULAU TERLUAR INDONESIA YANG MENYIMPAN BANYAK POTENSI. PULAU YANG MASUK KABUPATEN NUNUKAN IBUKOTA PROVINSI KALIMANTAN TIMUR INI BERBATASAN LANGSUNG DENGAN TAWAU,

MALAYSIA. SEBATIK HANYA BISA DITEMPUH MENGGUNAKAN PERAHU BOAT DENGAN LAMA PERJALANAN 2.5 JAM DARI TARAKAN, ATAU SELAMA 30 MENIT DARI NUNUKAN.

TAK MENGHERANKAN, JIKA WAKTU TEMPUH YANG TIDAK EKONOMIS INI, MEMBUAT WARGA SEBATIK LEBIH SUKA BERTRANSAKSI KE TAWAU, MALAYSIA. SELAIN PERSOALAN WAKTU, HAL LAIN YANG JADI PERTIMBANGAN ADALAH, WARGANYA YANG TERBIASA DENGAN KEHIDUPAN YANG SERBA MALAYSIA.

HAL INI TIDAK ANEH, SEBAB SEBATIK BAGIAN UTARA MERUPAKAN WILAYAH KEKUASAAN MALAYSIA.

INDONESIA?, MENEMPATI SEBATIK BAGIAN SELATAN.

INILAH BUKTI BAHWA PULAU SEBATIK TERBAGI DUA. SEBUAH KAMPUNG BERNAMA AJI KUNING. BATAS

KAMPUNG AJI KUNING HANYA DITANDAI DENGAN PATOK SEMEN YANG HAMPIR TENGGELAM DAN POS PAMTAS INI.

SEPARUH BAGIAN KAMPUNG AJI KUNING ADALAH WILAYAH MALAYSIA. SEBAGIAN LAGI ADALAH WILAYAH INDONESIA. CONTOHNYA RUMAH BAPAK MAPANGARA DAN IBU HASIDAH. PRIA ASAL BUGIS INI MENEMPATI SEBIDANG RUMAH MILIK MERTUANYA.

SEPARUH RUMAHNYA MASUK WILAYAH INDONESIA, YAKNI BAGIAN RUANG TAMU DAN KAMAR TIDUR. SEMENTARA ITU SEBAGIAN LAGI YAKNI BAGIAN DAPUR MASUK WILAYAH MALAYSIA. MAPANGARA MENGAKU KALAU RUMAHNYA TIDAK MEMILIKI SERTIFIKAT. SELAIN ITU SAMPAI SAAT INI PIHAK KERAJAAN MALAYSIA TIDAK PERNAH MEMINTA IA UNTUK MEMBONGKAR DAPUR YANG MASUK WILAYAH DIRAJA MALAYSIA ITU.

IA JUGA MENGATAKAN SIAP UNTUK MEMBONGKAR DAPUR RUMAHNYA JIKA PIHAK MALAYSIA MEMINTA. SEBAB IA KUKUH KALAU DIRINYA TETAP WARGA INDONESIA, IA JUGA SEDANG MEMPERPANJANG KARTU TANDA PENDUDUK INDONESIA MILIKNYA.

SUNGAI INI ADALAH BATASAN ANTARA KAMPUNG AJI KUNING MILIK MALAYSIA DAN INDONESIA. HANA,

ADALAH SALAH SATU WARGA INDONESIA YANG MENYEWA RUMAH DI WILAYAH AJI KUNING MILIK MALAYSIA.

IA BERKERABAT DENGAN BAPAK MAPANGARA.

WANITA ASAL BONE INI MENGAKUI KALAU IA MEMANG TINGGAL DI DESA AJI KUNING MILIK MALAYSIA, NAMUN IA MEMILIKI KTP INDONESIA.

KAMPUNG AJI KUNING BAGIAN MALAYSIA BUKANLAH SATU-SATUNYA KAMPUNG YANG DI TINGGALI OLEH WARGA

MALAYSIA. KAMPUNG SUNGAI MELAYU ATAU SEI MELAYU ADALAH KAMPUNG YANG JUGA DI TINGGALI OLEH WARGA INDONESIA. 

SAYA MELANJUTKAN PERJALANAN KE KAMPUNG SUNGAI MELAYU. SAYA MENYAMBANGI SALAH SATU RUMAH,

YAKNI RUMAH IBU DARMAWATI. WATI TENGAH MENUNGGU IJIN UNTUK MENDAPATKAN KEWARGANEGARAAN MALAYSIA, SEBAB IA MEMILIKI PENJAMIN YAKNI ADIKNYA YANG TELAH MENDAPATKAN IC (IDENTITY CARD) DAN MENJADI WARGA NEGARA MALAYSIA.

MATA PENCAHARIAN WARGA DI SEBATIK ADALAH BERTANI. SALAH SATU HASIL KEBUN YANG DIANDALKAN ADALAH PISANG. PASARAN MEREKA ADALAH TAWAU. SATU IKAT BERISI 2-3 SISIR PISANG DENGAN HARGA 3 RM  ATAU SEKITAR RP 5.800.

LEPAS ADZAN SHUBUH, PARA PETANI TELAH BERSIAP MENGGUNAKAN SPEED BOAT KAYU UNTUK MENGANGKUT HASIL PERKEBUNANNYA KE PELABUHAN TANJUNG BATU-TAWAU, MALAYSIA. PELABUHAN SUNGAI PANCANG TELAH MEMULAI GELIATNYA SEJAK PUKUL 06.00 PAGI. PELABUHAN INI ADALAH SALAH SATU PELABUHAN YANG TERAMAI SETELAH PELABUHAN SEI SENYAMUK.

HASIL PERKEBUNAN DITURUNKAN DARI MOBIL DARI BERBAGAI KAMPUNG. SELAIN PETANI ADA JUGA WARGA YANG BERBELANJA ATAU HENDAK MENGUNJUNGI SANAK KELUARGANYA DI TAWAU. NAJEMAH MEMILIKI SEORANG ANAK YANG BERSEKOLAH TINGKAT SD TAWAU. IA JUGA MEMILIKI PAMAN SERTA ADIK DAN KAKAK YANG BERMUKIM DI TAWAU.

AGUS ADALAH SALAH SATU PENUKAR RINGGIT DAN PENGEPUL HASIL BUMI WARGA SEBATIK. SETIAP PUKUL ENAM PAGI IA MENUNGGU DI PELABUHAN UNTUK MEMBELI DAGANGAN PETANI DAN JUGA MENERIMA PENUKARAN RUPIAH KE RINGGIT.

HARGA JUAL HASIL KEBUN INI BERVARIASI. CONTOHNYA JAHE. SATU KILOGRAM JAHE DIHARGAI 3.5 RM ATAU SEKITAR RP 10 RIBU. SEMENTARA ITU NENAS HANYA 1.5 RM PER KILOGRAM ATAU SEKITAR RP 5 RIBU.

WARGA SUDAH TERBIASA BERDAGANG ATAU BERBELANJA KE TAWAU. MEREKA UMUMNYA AKAN MENJUAL HASIL PERKEBUNAN DAN LANGSUNG BERBELANJA BARANG KEBUTUHAN SEHARI-HARI SEPERTI MINYAK, GULA TERMASUK MENGISI BAHAN BAKAR GAS PETRONAS.

SALAH SATUNYA ADALAH PELAJARAN BAHASA INGGRIS DAN PELAJARAN AGAMA. DANPOS AJI KUNING, SATGAS PAMTAS YONIF 631,ANTANG, MEMBERIKAN PELAJARAN ASING ITU SETIAP 3X SEMINGGU.SAMPAI SAAT INI SEDIKITNYA SUDAH ADA 100 ANAK TINGKAT SEKOLAH DASAR YANG MENGIKUTI PROGRAM GRATIS ITU, DAN BELASAN TINGKAT SMP.SURADI MEMBERIKAN TEKNIK PENGAJARAN DENGAN CARA YANG SANTAI.

BENARKAH BANYAK WARGA INDONESIA YANG PINDAH KEWARGANERAAN MALAYSIA DAN BERDAGANG DISANA?

SAYA INGIN MEMBUKTIKANNYA DENGAN LANGSUNG MENYEWA MINI SPEEDBOAT KE TAWAU. SETIAP ORANG DIPUNGUT BIAYA 15 RM UNTUK SATU KALI PERJALANAN ATAU SEKITAR RP 45 RIBU. HANYA BUTUH WAKTU 15 MENIT SAJA. DAN KITA AKAN SAMPAI DI DERMAGA TANJUNG BATU-TAWAU.

TAWAU TERNYATA MEMANG MENJADI MEDAN MAGNET YANG AMAT KUAT BAGI WARGA SEBATIK. PASAR SAYUR MAYUR TANJUNG, DISINILAH SEJUMLAH HASIL BUMI SEPERTI PISANG, JAHE, SEREH, LENGKUAS, TOMAT ASAL SEBATIK DIJUAL. PENJUALNYA, TERNYATA SEBAGIAN BESAR ORANG INDONESIA ATAU MEREKA YANG PINDAH KEWARGANEGARAAN. ENDREKEN, WANITA INI BERDARAH ASLI SULAWESI UTARA. SEJAK USIA 3 TAHUN IA SUDAH DI BAWA OLEH ORANGTUANYA UNTUK BERDAGANG SAYUR MAYUR DI PASAR TANJUNG, TAWAU.

LAIN HAL DENGAN BAPAK ALI NUDIN. IA MENINGGALKAN DESANYA, AJI KUNING SEJAK 6 TAHUN LALU UNTUK MENGADU NASIB DI TAWAU. IA MENYEWA SEBUAH LAPAK SEHARGA 65 RM PER BULANNYA. YANG DI JUALNYA ADALAH REMPAH-REMPAH. KEBANYAKAN PELANGGANNYA ADALAH WARGA CHINA DAN PEMILIK

RESTORAN. SAMPAI SAAT INI KEDUA ORANGTUANYA DAN ADIK-ADIKNYA MASIH TINGGAL DI DESA AJI KUNING.

DARI SEBATIK, PERJALANAN DILANJUTKAN KE SALAH SATU PULAU TERLUAR DI INDONESIA YANG JUGA MASIH MASUK DALAM KABUPATEN NUNUKAN, KRAYAN. RUTE YANG DITEMPUH DARI TARAKAN MENUJU LONG BAWAN, DESA IBUKOTA KRAYAN.

SATU-SATUNYA ALAT TRANSPORTASI UNTUK MENUJU KRAYAN ADALAH PESAWAT PERINTIS JENIS CESSNA DAN CASSA. ADA BEBERAPA PENERBANGAN YANG BISA DI PILIH, YAKNI SUSI AIR DAN MAFF.

ITULAH KRAYAN, DARI UDARA KRAYAN TERLIHAT SEPERTI BERADA DI DASAR MANGKUK. TAK ANEH JIKA AKSES MENUJU DESA-DESA DI KRAYAN HAYA BISA DI TEMPUH LEWAT JALAN UDARA. ONGKOS YANG DIKELUARKAN JUGA TIDAK SEDIKIT, RP 700.00 SATU KALI PERJALANAN.

BANDARA YUVAI SEMARING, INI ADALAH SATU-SATUNYA TUMPUAN WARGA KRAYAN UNTUK BISA MENGAKSES DAERAH LAIN.BEGINILAH SULITNYA WARGA DESA LONG BAWAN, LONG MIDANG, LONG LAYU DAN TRANG BARU YANG BERADA DI KRAYAN. UNTUK MENGIRIMKAN BARANG DAGANGAN DAN KEBUTUHAN KELUARGA MEREKA DI KABUPATEN MALINAU MEREKA HARUS MENUNGGU BERBULAN-BULAN.

SUDAH SATU BULAN INI IBU ROSMIRI MENUNGGU BARANG-BARANG KEBUTUHAN SEHARI-HARI MILIKNYA DIANGKUT KE MALINAU. IA TIDAK PUNYA PILIHAN LAIN, SEBAB JALAN DARAT TIDAK MUNGKIN DIPAKAI SETELAH JEMBATAN PENGHUBUNG ANTAR KABUPATEN RUSAK KARENA LAPUK.

SETIAP SATU KILOGRAM BARANG-BARANG ITU DIKENAI BIAYA RP 2.000 DAN UMUMNYA WARGA MENGHABISKAN BIAYA SEKITAR RP 3 JUTA UNTUK MENGANGKUT BARANG-BARANG BELANJAAN MEREKA DARI BA’KELALAN, MALAYSIA.

PERJALANAN DARI LONG BAWAN DI LANJUTKAN KE DESA LONG MIDANG. DESA INI ADALAH DESA TERUJUNG DI KALIMANTAN TIMUR YANG BERBATASAN DENGAN BA’KELALAN, MALAYSIA. DESA INI BISA DI TEMPUH
DENGAN 1 JAM PERJALANAN. DENGAN KONDISI JALAN YANG BERLUMPUR BERCAMPUR DENGAN TANAH LIAT DAN PASIR, HANYA MOBIL JENIS HILUX ATAU DOUBLE GARDAN SAJA YANG BISA MELEWATI JALAN INI.

LONG MIDANG, INILAH DESA TERUJUNG DI KALIMANTAN TIMUR YANG MENDAPATKAN BANYAK SENTUHAN DARI NEGARA TETANGGA, MALAYSIA. MATA PENCAHARIAN WARGA DESA LONG MIDANG ADALAH BERTANI DAN BETERNAK KERBAU. LEWAT CARA INILAH MEREKA AKAN MENDAPATKAN UANG UNTUK BERBELANJA KEBUTUHAN SEHARI-HARI, ATAU MENYEKOLAHKAN ANAK-ANAK MEREKA. BERTANI GARAM, ADALAH SALAH SATUNYA.

SUMBER AIR ASIN INI MENURUT CERITA MASYARAKAT SETEMPAT TELAH DITEMUKAN RATUSAN TAHUN LALU.

NAMUN BARU DIOLAH MENJADI GARAM YANG BERNILAI JUAL SEJAK 40 TAHUN LALU. SUMUR INI TIDAK PERNAH KERING MESKIPUN SEDANG MUSIM KEMARAU.

SETIAP WARGA DI LONG MIDANG AKAN MENDAPATKAN KESEMPATAN UNTUK MEMBUAT GARAM DARI SUMUR INI.

DUA KK BERGANTIAN SELAMA 2 MINGGU SEKALI UNTUK MEMBUAT GARAM INI. MEREKA BISA MELIHAT DAFTAR GILIRAN MENGOLAH GARAM DI KANTOR SEKERTARIS DESA.

KALI INI GILIRAN KELUARGA BAPAK SETYO DAN DJUARY YANG MENGOLAH AIR ASIN. MEREKA AKAN BERADA DI RUMAH PEMBUATAN AIR ASIN INI SELAMA 2 MINGGU.

AIR GARAM HARUS DIREBUS SELAMA 24 JAM UNTUK MENDAPATKAN BUTIRAN KRISTAL GARAM. SETELAHNYA DITIRISKAN DAN DI JEMUR SELAMA 4 JAM HINGGA KERING, UNTUK KEMUDIAN DI BUNGKUS PER SATU KILOGRAM. SETIAP HARI, KELUARGA INI BISA MENGHASILKAN 20 KILOGRAM GARAM. HARGA JUAL PERKILONYA SEKITAR RP 35 RIBU. SEMUA DI JUAL KE MALAYSIA.

GARAM YANG SUDAH DITIRISKAN DI MASUKANN DALAM BAMBU KEMUDIAN DI BAKAR HINGGA MENJADI ARANG.

SETELAH ITU ARANG  DIBERSIHKAN DARI PERMUKAAN GARAM, DAN SIAP DI BUNGKUS.

DESEMBER HINGGA FEBRUARI ADALAH MUSIM TONTONG PADI ATAU PANEN RAYA. WARGA DI DESA LONG MIDANG UMUMNYA AKAN DITEMUI DI SAWAH. BERAMAI –RAMAI MEREKA PANEN PADI YANG DIKENAL DENGAN PADI KRAYAN. KRAYAN DI KENAL SEBAGAI DAERAH PENGHASIL BERAS ADAN YANG DIJUAL KE MALAYSIA BAHKAN HINGGA KE NEGARA LAINNYA, CONTOHNYA BRUNEI. PADI YANG TELAH DI SABIT KEMUDIAN DI KUMPULKAN DI TENDA UNTUK SELANJUTKAN DI RONTOKKAN.

MATAHARI BELUM LAGI MAU MUNCUL. HARI ITU HARI LIBUR, SEHINGGA SEBAGIAN WARGA ENGGAN KELUAR RUMAH. NAMUN BERBEDA DENGAN MARDIYANTI DAN RIFKY. IBU DAN ANAK INI TELAH BERSIAP UNTUK
MENJUAL BERAS HASIL SAWAH SATU PETAK MILIKNYA. TUJUANNYA? TAK LAIN BA’KELALAN, MALAYSIA. PEMANDANGAN INI MENJADI HAL YANG LAZIM DI TEMUI SAAT PANEN RAYA. PENJUAL BERAS GENDONGAN KE BA’KELALAN. MARDIYANTI IBU TIGA ORANG ANAK INI MEMBAWA BAKUL BERISI BERAS SEBERAT 30 KILOGRAM. HARGA 4 KILOGRAM BERAS ATAU SATU GANTANG BERKISAR ANTARA 18-20 RM ATAU SETARA RP 60 RIBU.

HASILNYA AKAN DITABUNG DAN SEBAGIAN DIBELANJAKAN UNTUK MEMBELI GULA, ROTI, MILO DAN MINYAK.

SEMENTARA ITU RIFKY, ANAK KEDUA MARDIYANTI JUGA MEMBAWA 10 KILOGRAM BERAS DI TAS YANG IA SANDANG. IA INGIN MEMBELI BUKU DAN SERAGAM SEKOLAH DARI HASIL MENJUAL BERAS. MAKLUM SAAT INI SEKOLAH SEDANG LIBUR KENAIKAN KELAS.

MENJUAL KERBAU JUGA MENJADI SALAH SATU ANDALAN WARGA UNTUK MENOPANG PEREKONOMIAN MEREKA. KERBAU DARI KRAYAN MEMANG AMAT DISUKAI ORANG MALAYSIA. PERMINTAAN UMUMNYA AKAN MELONJAK PADA

HARI RAYA IDUL FITRI ATAU HARI RAYA KURBAN. SETIAP TAHUN PERMINTAAN KERBAU DARI MALAYSIA BISA MENCAPAI 250 EKOR.

INI ADALAH PAK MITUN DAN CUCUNYA NAITUN. MEREKA BERSIAP UNTUK MENJUAL KERBAU KE BAKELALAN.

HARGA KERBAU BERGANTUNG DARI UKURAN DAN JENIS KELAMIN KERBAU. HARGA KERBAU JANTAN DENGAN UKURAN BESAR BISA MENCAPAI 30.000 RM ATAU SEKITAR RP 8.5 JUTA. NAMUN KERBAU DENGAN UKURAN KECIL HANYA DIHARGAI 15.000 RM.

PERJALANAN PUN DILANJUTKAN, MENUNTUN KERBAU KE BA’KELALAN BISA MEMAKAN WAKTU YANG LAMA, YAKNI 3-6 JAM. PAK MITUN SUKSES MENYEKOLAHKAN 6 ORANG ADIKNYA HINGGA PERGURUAN TINGGI LEWAT
MENJUAL KERBAU. BAHKAN KEDUA ANAKNYA JUGA BISA MENCAPAI GELAR SARJANA LEWAT MENJUAL KERBAU.

ANGGOTA TIM SATGAS PAMTAS LONG MIDANG, YONIF 631, ANTANG SEDANG BERSIAP. MEREKA AKAN

MELAKUKAN PATROLI PATOK HINGGA 15 HARI KE DEPAN. TIM INI DIPIMPIN OLEH LETDA INFANTERI TRIO PRAMONO.

KONDISI HUTAN TERKADANG JUGA MEMBUAT PATOK RUSAK, TERTUTUP SAMPAH DEDAUNAN HINGGA BERLUMUT. TAK MENGHERANKAN KALAU PATROLI HARUS SEMAKIN GIAT DI LAPORKAN SEBAB BUKAN TIDAK MUNGKIN

PATOK HILANG KARENA FAKTOR ALAM.

PERJALANANPUN DI LANJUTKAN. HINGGA AKHIRNYA PATOK KE 100. NAMUN TRIO MEMUTUSKAN UNTUK

MENGISTIRAHATKAN PASUKANNYA. HUJAN YANG TIDAK BERHENTI, GELAP, DINGIN MEMBUAT TRIO

MEMERINTAHKAN ANAK BUAHNYA UNTUK MEMASANG TENDA DAN MEMBUAT API UNGGUN.

TENDA PUN SIAP, TINGGAL MEMASANG API UNGGUN. TIDAK MUDAH, SEBAB KAYU YANG DIGUNAKAN

RATA-RATA SUDAH BASAH TERTIMPA HUJAN SELAMA BEBERAPA JAM LAMANYA.

PERBEKALAN DIKELUARKAN. MAKANAN INI MEMILIKI ASUPAN GIZI YANG CUKUP UNTUK MEMBANTU

MEMULIHKAN TENAGA TENTARA MARINIR INI. MEREKA HANYA PERLU MEMANASKAN KALENG MAKANAN YANG

MEMILIKI BANYAK RASA ITU. RASANYA? CUKUP LEZAT.

PERJALANAN DARI LONG MIDANG DILANJUTKAN KE LONG BAWAN, IBUKOTA KECAMATAN KRAYAN. HUJAN YANG

TURUN DERAS SEMALAM MEMBUAT JALANAN MENJADI SEPERTI KUBANGAN KERBAU.

BENAR SAJA, MOBIL YANG KAMI TUMPANGI TERPEROSOK LUMPUR TANAH LIAT DI FAERAH LONG NAWANG.

UNTUNGLAH TAK BERAPA LAMA MOBIL BANTUAN DATANG.

AKHIRNYA, SAMPAI JUGA KAMI DI LONG BAWAN. LONG BAWAN MEMILIKI 450 PENDUDUK ATAU SEKITAR 107

KEPALA KELURGA. INILAH DESA PALING BESAR DAN FASILITASNYA SEDIKIT LEBIH LENGKAP DI KRAYAN.

TUKANG OJEK ADALAH ANDALAN WARGA LONG BAWAN DAN SEKITARNYA UNTUK MENGANTAR BARANG BAWAAN.

JIMMY CONTOHNYA. IA TELAH BERPROFESI MENJADI TUKANG OJEK SEJAK TAHUN 2009. SULIT, SEBAB BARANG BAWAANNYA BISA MENCAPAI RATUSAN KILOGRAM. SELAIN ITU JALAN YANG DITEMPUH

AMAT LICIN. SEDIKITNYA ADA 50 TUKANG OJEK YANG SETIAP HARI MENGANTAR PESANAN WARGA. MEREKA

AKAN DIPUNGUT BAYARAN SEBESAR RP 10.000 SAAT MELEWATI POS PENJAGAAN. UNTUK SATU JERIGEN BERISI 37 LITER INI MEREKA DI BAYAR RP 50 RIBU. MEREKA BISA MEMBAWA HINGGA 6 JERIGEN. GULA, MINYAK, KUE, HINGGA SEMEN JUGA MENJADI BARANG ANTARAN MEREKA. SATU KILOGRAMNYA DI KENAI BIAYA RP 2.000.

WARGA DI PERBATASAN SEBENARNYA MAU BERJUANG DI TENGAH KESULITAN YANG ADA. NAMUN UPAYA

PEMERINTAH UNTUK MEMBERIKAN MEREKA FASILITAS DAN AKSES UNTUK KEBUTUHAN SEHARI-HARI MASIH aMAT MINIM.

NAMUN SAYANGNYA HINGGA SAAT INI MALAYSIA ADALAH PEMERINTAH YANG TERDEKAT BAGI MEREKA.

Senin, 20 Desember 2010

Celengan Malo

video

Cap Badak

Cap Badak
Badak yang satu ini memang terkenal di seantero Sumatera Utara. Bukan sate daging badak, tapi Badak yang menyegarkan.
Badak adalah merek minuman bersoda yang usianya hampir seratus tahun. Di botol minuman tertera gambar badak bercula satu dan tulisan “Badak”. Badak telah melegenda di Kota Medan, Kota Pematang Siantar, dan sekitarnya. Badak dengan mudah ditemukan berdampingan dengan minuman bersoda lainnya di berbagai rumah makan.
Bagi warga Medan dan Pematang Siantar, Badak telah menjadi bagian sejarah mereka sejak lama. Badak lebih dahulu dikenal dibandingkan dengan minuman bersoda dengan merek internasional dan teh botol itu. Badak telah hadir di Pematang Siantar dan Medan.
Tahun 1916, pabrik dengan nama NV Ijs Fabriek Siantar didirikan Heinrich Surbeck, pria kelahiran Halau, Swiss, di Kota Pematang Siantar. Perusahaan ini memproduksi es batu dan juga minuman bersoda. Melihat angka tahunnya, minuman ini diproduksi jauh sebelum minuman bersoda lainnya masuk ke Indonesia, seperti Coca-Cola yang diperkenalkan tahun 1927 dan baru diproduksi di Jakarta tahun 1932.
Tidak diketahui persis alasan Pematang Siantar dipilih sebagai lokasi pabrik. Hanya saja kota itu diperkirakan menghasilkan air yang bagus untuk es batu. Di sisi lain, kota itu yang dikelilingi perkebunan memiliki penduduk dengan kantong tebal, yang berarti pula berpotensi menjadi konsumen mereka pada masa itu. Pada masa lalu pejabat perkebunan dari daerah sekitar banyak beristirahat di Kota Pematang Siantar.
Pabrik minuman ini berkembang pesat. Perusahaan yang juga mengelola pembangkit listrik dan hotel ini memproduksi sejumlah minuman bersoda dengan berbagai rasa, mulai dari jeruk, anggur, sarsaparila, hingga air soda. Salah satu rasa yang terkenal dan masih digemari masyarakat Pematang Siantar dan Medan adalah rasa sarsaparila, sebuah rasa yang diekstrak dari tumbuhan herbal yang berasal dari Meksiko. Orang Medan kadang menyebut “sarsi” untuk minuman, kependekan dari sarsaparila.
Ketika pendudukan Jepang, pabrik ini masih bertahan. Penjajah Jepang menempatkan seorang wakilnya saat mengelola perusahaan ini. Pabrik tetap beroperasi seusai kemerdekaan. Akan tetapi, situasi kemudian berubah ketika Heinrich Surbeck dibunuh oleh laskar rakyat yang memberontak melawan Belanda seusai Proklamasi Kemerdekaan. Dua anak Surbeck sempat diungsikan ke Eropa sehingga mereka selamat.
Meski tanpa kehadiran keluarga Surbeck, NV Ijs Fabriek Siantar tetap beroperasi. Elman Tanjung dan kawan-kawannya tetap mengelola usaha itu hingga kemudian salah satu anak Surbeck, yaitu Lydia Rosa, kembali ke Pematang Siantar pada tahun 1947. Di kota itu Rosa menikah dengan seorang pria Belanda bernama Otto. Otto kemudian mengelola usaha ini hingga tahun 1959.
Gonjang-ganjing di Tanah Air yang disertai isu nasionalisasi aset pada tahun itu menjadikan Otto menyerahkan pengelolaan NV Ijs Fabriek Siantar kepada Tanjung. Sampai tahun 1963, Otto dan Rosa masih berada di Indonesia hingga kemudian mereka keluar dari Indonesia menuju Swiss. Sejak saat itu Tanjung mengelola sepenuhnya usaha ini.
Saat mengelola usaha ini, Tanjung berkenalan dengan Julianus Hutabarat. Hutabarat yang bersama saudara-saudaranya telah memiliki usaha dengan nama Barat Trading Company ternyata berminat. Tanjung kemudian menyampaikan hal itu kepada Otto. Pada tahun 1969 Hutabarat akhirnya membeli perusahaan itu. Ia membeli dengan cara mencicil hingga pada tahun 1971 perusahaan itu benar-benar menjadi milik Hutabarat sepenuhnya. Perusahaan ini berubah nama menjadi PT Pabrik Es Siantar. Sampai tahun 1987 Tanjung masih dipercaya mengelola perusahaan ini.
Proses Produksi
Tak ada yang berubah dari PT Pabrik Es Siantar, semua mesin-mesinnya sudah tua dimakan usia. Hanya pekerjanya saja yang mengalami regenerasi. Badak kini dipimpin oleh orang-orang muda. Immanuel Basar Hutabarat, didaulat memimpin Badak warisan orang tuanya.
Pembuatannya sangat sederhana. Botol-botol harus disterilkan menggunakan mesin, pekerja berfungsi sebagai operator. Campuran air dan sirup dipanaskan hingga matang, baru dicampurkan dengan CO 2.  campuran semua bahan tersebut baru dimasukkan ke dalam botol dan ditutup. Botol yang sudah berisi minuman sarsi dan soda harus diuji dengan alat pengukur standariasai CO2.
Sayang sekali produksi Badak sekarang agak berkurang. Produksi hanya tinggal separuh dibandingkan dengan saat mereka jaya. Jenis rasa pun berkurang, sekarang hanya tinggal sarsaparila dan air soda.
Untuk membuat satu rasa, kita harus membeli satu esens. Kemudian untuk memproduksi satu rasa, kita harus membersihkan alat dan mesin minimal empat jam agar tidak terjadi pencampuran rasa. Karena kesulitan itu, kami hanya memproduksi sarsaparila dan air soda.
Badak masih bisa dikembangkan lagi. Merek Badak yang telah masyhur juga menjadi aset penting sehingga bila usaha ini dikembangkan, mereka tak perlu membangun nama lagi. Mereka hanya ingin merek Badak makin berjaya.

Permen Davos

video