Selasa, 14 Desember 2010

Tegel Kunci

Tegel Kunci

Jaman yang semakin modern ternyata tak menyurutkan orang untuk mencari kembali produk-produk lama. Seperti memburu tegel atau ubin kuno merek Kunci.

Cikal bakal Pabrik Tegel Kunci adalah Firma Tegel Fabriek Midden Java, yang didirikan Louis Marie Stockler dan Jules Grent Commanie, keduanya asal Belanda, pada 19 Desember 1929.

Usaha ini muncul setelah keruntuhan Wall Street. Di Amerika Serikat, pada waktu itu mulai terjadi Depresi Besar.

Efeknya memang tak sampai ke Indonesia. Malah, di tahun itu, banyak sekali bermunculan perusahaan yang didanai orang-orang Eropa, khususnya Belanda, di tanah ibu pertiwi.

Pabrik Tegel Kunci pada perkembangannya, bertempat di kawasan Pathok, Jogjakarta, ini tidak hanya memproduksi tegel, tapi juga buis beton dan conblock.

1931, Pabrik Tegel Kunci mengalami kesulitan keuangan. Liem Ing Hwie
masuk sebagai pemilik baru menggantikan Jules.
Ketika pendudukan Belanda di Indonesia berakhir, Louis pun angkat kaki.

Kini tampuk pimpinan dipegang oleh Paul dan Bernie Liem. Tapi Bernie
tidak mengelola perusahaan sendiri, ia menyerahkan kepada perusahaan
swasta untuk segi bisnis.


Proses Produksi

Bahan dasar pembuatan tegel standar masih menggunakan semen dan pasir.

Sedangkan untuk tegel warna, bahan dasar tersebut ditambah dengan
semen putih dan pewarna. Proses pembuatan tegel di pabrik ini memakai sistem padat karya, dari bahan dasar hingga menjadi tegel siap pakai dilakukan dengan tenaga manusia.

Semen putih yang sudah dicampur dengan pewarna menjadi lapisan teratas tegel. Bagian inilah yang menjadi daya tarik tegel warna. Butuh ketelitian dan sentuhan seni dalam pembuatannya.

Satu per satu warna dituang dalam cetakan sesuai dengan pola yang
sudah disiapkan.
Celah yang harus diisi sangat sempit, jadi para
pekerja harus jeli.

Teknik lainnya adalah teknis lukis. Pekerja menggunakan kuas untuk
membentuk motif tegel. Proses pengerjaannya sama sepeerti melukis di atas kanvas. Ini merupakan teknik yang sulit, karena jika pekerja sedikit saja melakukan kesalahan, motif akan berantakan. Bahkan warna satu dengan lainnya bisa bercampur. Ketebalan warna harus sesuai ukuran, yaitu 1 sampai 1,5 milimeter.

Tegel motif Centre Motif Double (CMD), adalah salah satu motif paling rumit. Motif ini adalah penggabungan empat tegel untuk menghasilkan satu motif. Berbeda dengan model Centre Motif Single (CMS), satu tegel satu motif.

Sementara untuk pembuatan tegel satu warna relative sederhana. Lapisan kedua tegel adalah semen putih yang sudah diberi pigmen warna.
Selanjutnya semen dan pasir halus. Untuk lapisan terakhir adalah semen dan pasir kasar, karena lapisan ini yang nantinya merekat ke lantai.

Problem besar yang dihadapi Pabrik Tegel Kunci, mereka tidak bisa
menggenjot angka produksi, karena masih mengandalkan tenaga manusia. Mereka selalu kalah dengan pabrik modern.

Untuk memadatkan tegel, pabrik sudah menggunakan peralatan modern, mesin press hidrolis. Karena tenaga manusia tak pernah konstan, tegel harus benar-benar padat dan keras.

Tegel setengah jadi ini dikeringkan, dengan cara dianginkan. Karena
kalau dijemur langsung di bawah sinar matahari, permukaan tegel bisa
retak.

Andalan dan Dicari Orang

Tegel warna dan motif adalah andalan Pabrik tegel Kunci bertahan dari kemajuan.
Tegel Kunci bisa dibilang sebagai peninggalan bangsa Eropa di tanah Jawa yang bernilai seni tinggi.

Inilah berkah bagi Pabrik Tegel Kunci. Di jaman serba canggih ini,
buah karya tangan justru bernilai ekonomi tinggi. Dan kenyataan
sejarah mulai kembali lagi, tegel yang telah dilupakan kini menjadi
primadona. Orang-orang kini mencari tegel, karena memiliki nilai seni.

Pabrik Tegel Kunci juga melayani pesanan khusus dari pelanggan. Para
pelanggan boleh memberikan rancangan motif sesuai keinginan mereka, tentunya saja dengan harga jual yang berbeda. Pemesannya sendiri kebanyakan dari luar Jogjakarta, bahkan luar negeri.

Harga yang dibanderol pun masih tergolong murah. Dari Rp 50 ribuan per m2 untuk tegel polos dan Rp 180 ribu per m2 untuk tegel bermotif.

Tegel tak hanya memberi warna, ia punya satu kelebihan yang tidak
dimiliki jenisa lantai lain. Tegel tidak licin. Tegel yang pernah lenyap, kembali bersinar. Tapi Pabrik Tegel Kunci harus melalui transformasi yang panjang, karena trend selalu berubah. Jaman akan menguji kekuatannya, apakah ia akan bertahan atau hancur didera
perubahan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar